Meskipun vagina aman, bahaya melahirkan caesar sebenarnya lebih tinggi dibanding persalinan normal. Karena Anda rawan terserang penggumpalan darah di pembuluh vena atau tromboemboli vena.

Kejadian tromboemboli vena atau venous thromboembolism memang lebih berisiko seusai operasi caesar. Bahkan, empat kali lipat lebih tinggi dibanding persalinan normal.

Pasalnya, setelah operasi caesar, Anda diharuskan untuk tidak banyak bergerak. Minimnya aktivitas justru memperlambat aliran darah, bahkan memicu terbentuknya gumpalan darah.

Nah,  tromboemboli vena biasanya menyerang pembuluh vena besar di bagian kaki Anda. Gejalanya juga beragam. Diantaranya, muncul rasa nyeri di bagian kaki, kulit kaki berwarna kemerahan, serta kaki terasa hangat.

Dan tak jarang, gumpalan darah tersebut bisa mencapai organ vital Anda. Salah satunya paru-paru.  Bahayanya, hal tersebut bisa memicu terjadinya komplikasi lain. Misalnya, emboli paru-paru.

Saat emboli paru-paru menyerang, gumpalan darah akan menyumbat arteri pada paru-paru Anda. Akibatnya, pasokan oksigen ke tubuh berkurang. Alhasil, Anda akan mengalami sesak napas yang membahayakan nyawa Anda.

Itulah informasi tentang bahaya melahirkan caesar yang berisiko terkena tromboemboli vena. Jadi, pertimbangkan dengan matang risiko di atas. Serta, kenali gejala dan komplikasinya dengan baik sebelum Anda memilih persalinan caesar.