Mengenal yang tercinta Habib Umar bin Hafiz rasanya kurang lengkap jika tidak kenal juga dengan berbagai kitab-kitab karangannya. Selain itu penting juga untuk mengetahui sanad keilmuan dari seorang ulama yang dijadikan sebagai panutan.

Sebagai pengagum Habib Umar bin Hafidz, pastinya saat ini rumah Anda sudah penuh poster beliau. Tapi tidakkah ada keinginan untuk membuat poster khusus untuk Beliau? Jika ada keinginan kenapa Anda tidak mencoba memesan custom posters Habib Umar bin Hafiz saja?

Perjalanan Intelektual Habib Umar Bin Hafiz

Semenjak masih kecil, Habib Umar bin Hafiz dikenal sudah mempelajari sejumlah ilmu agama, baik itu al-Qur’an, hadits, tauhid, fikih, ushul fikih, ilmu bahasa Arab, hingga suluk. Selain dari lingkungan keluarganya sendiri terutama dari ayahanda Beliau, Muhammad bin Salim, semua itu dipelajarinya dari para ulama Hadramaut.

Selain dari ayahanda Beliau, Habib Umar bin Hafiz juga belajar kepada para ulama-ulama lain seperti Al-Habib Muhammad bin Alawi bin Shihab al-Din, Al-Habib Abdullah bin Shaykh Al-Aidarus, Al-Habib Ahmad bin Ali Ibn al-Shaykh Abu Bakr, Al-Habib Ali Al-Masyhur bin Muhammad bin Salim bin Hafidz, dan al-Habib Ahmad bin Hasan al-Haddad.

Kemudian ulama-ulama lain yang juga menjadi guru dari Habib Umar bin Hafiz adalah Al-Habib Abdullah bin Hasan Bil-Faqih yang merupakan seorang sejarawan dan peneliti, Al-Habib Umar bin Alawi al-Kaf yang merupakan sejarawan linguistik, Al-Habib Salim bin Abdullah As-Syathiri, Syekh Taufiq Aman, dan Syekh Mufti Fadhl bin Abdurrahman.

Pada saat usianya masih 15 tahun, Habib Umar sudah aktif berdakwah sambil terus belajar kepada para ulama yang beliau temui. Namun tepatnya pada tahun 1981 M, situasi politik di kota Tarim yang sedang tidak kondisif karena penguasaan komunis membuatnya pindah ke kota Al-Bayda yang terletak di utara Yaman.

Di Kota Al-Bayda inilah dimulai babak penting dalam perkembangan intelektual Habib Umar. Di Kota ini Beliau masuk sekolah Ribat. Dan di sekolah Ribat inilah Habib Umar mulai belajar ilmu-ilmu agama di bawah bimbingan langsung dari al-Habib Muhammad bin ‘Abd-Allah al-Haddar.

Di sekolah Ribat inilah Habib Umar juga mendapat bimbingan dari ulama mazhab Syafi’i bernama Al-Habib Ibrahim bin Umar bin Aqil dan al-Habib Zain bin Sumait. Selain itu Habib Umar mengajar sekaligus membuat forum kajian di Kota Al-Bayda, Kota Ta’iza, dan Kota Al-Hudaydah.

Ketika di tanah Hijaz pada tahun 1982 M, Habib Umar juga belajar beberapa kitab dari para ulama kenamaan di sana, terutama dari Beliau al-Habib ‘Abdul Qadir bin Ahmad al-Saqqaf. al-Habib ‘Abdul Qadir bin Ahmad al-Saqqaf melihat di dalam diri Habib Umar bin Hafiz terdapat semangat pemuda yang penuh kecintaan terhadap Allah SWT dan Rasul-Nya.

Selain itu Beliau juga melihat pada diri Habib Umar seorang yang memiliki kesungguhan dalam menyebarkan ilmu dan keadilan kepada umat manusia.  Oleh sebab itu wajar saja jika Habib Umar sangat dicintai oleh salah satu guru utamanya ini.

Selain itu, Habib Umar juga mendapat kesempatan menimba ilmu dari kedua simbol keadilan di Hijaz, yaitu al-Habib ‘Attas al-Habashi dan al-Habib Ahmed Mashur al-Haddad. Habib Umar juga banyak mengambil ijazah dan sanad dari Musnid ad-Dunya Muhaddist Haromain Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki dan Syekh Yasin al-Fadani.

Daftar Kitab Karangan Habib Umar Bin Hafiz

Selain dikenal sebagai Ulama yang berdakwah keliling dunia, Al-Habib Umar bin Hafiz juga dikenal sebagai sosok ulama yang produktif dalam menulis. Dan beberapa kitab karangannya seperti:

  1. Ridha al-Khalaq bi bayan Makarimal Akhlaq
  2. Is’af at Thalibi
  3. Syarah Mandzumah Sanad al-‘Ulwi
  4. Taujihat at-Thullab
  5. Dhiyaullami’bidzikri Maulid an-Nabi asy-Syafi'(Maulid Nabi Muhammad SAW)
  6. adz-Dzakirah al-Musyarrafah(Fiqih)
  7. Khulasoh madad an-nabawiy(Dzikir)
  8. Khuluquna
  9. Tsaqafatul Khatib (Panduan Khutbah)
  10. Syarobu althohurfi dhikri siratu badril budur
  11. Taujihat nabawiyah
  12. Almukhtar syifa alsaqim
  13. Nurul iman(Aqidah)
  14. Mamlakatul qa’ab wa al ‘adha’
  15. Muhtar Ahadits (Hadits)
  16. Durul Asas (Nahu)
  17. Al washatiah

Namun dari semua karangan kita Habib Umar bin Hafiz, kitab Maulid adh-Dhiya’ al-Lami’ bisa dikatakan sebagai karya Beliau yang paling menarik. Sebuah kitab yang berisi syair pujian terhadap Rasulullah SAW. Di Indonesia kitab ini juga dikenal dengan nama Maulid al-Habib Umar. Dengan demikian lengkap sudah Anda dalam mengenal yang tercinta Habib Umar bin Hafiz.