Capung merah atau kerap disebut capung jarum ialah salah satu jenis capung yang memiliki ciri khas unik yaitu tubuhnya yang kecil menyerupai jarum, oleh karena itu jenis serangga ini kerap disebut sebagai capung jarum. Di lain sisi, kebanyakan tubuh mereka yang kecil itu memiliki warna yang cukup terang yakni merah atau coklat kemerah-merahan sehingga banyak juga orang menyebut capung ini sebagai capung merah. Jenis capung ini kerap dijumpai di sekitar perairan atau kawasan sumber air seperti sungai, rawa dan danau. Kebanyakan dari mereka memilih habitat di kawasan perairan yang masih alami dan belum tercemar karena mereka meletakkan telur-telurnya di tempat tersebut. Sehingga, jarang dijumpai capung merah ini berada dalam sungai yang penuh sampah dan sudah tercemar. Di samping itu, area persawahan juga menjadi salah satu tempat yang banyak ditemukan jenis capung ini. Oleh sebab itu, capung merah lebih banyak hidup di kawasan pedesaan dibandingkan daerah kota yang minim sumber air bersih atau persawahan.

Capung merah yang telah dewasa akan pandai dalam berburu, mereka menangkap mangsa di udara yang sedang terbang berupa jenis serangga yang berukuran lebih kecil dari tubuhnya. Salah satu contohnya ialah nyamuk, maka adanya capung merah dapat mengontrol keberadaan nyamuk. Dengan demikian, jarang dijumpai nyamuk berada di sekitar kawasan perairan karena kebanyakan dari mereka telah musnah menjadi santapan capung. Sedangkan capung merah jantan dipercaya akan mempertahankan dan melindungi wilayahnya dengan sayap-sayapnya yang dibiarkan terbuka. Hal ini juga dinilai sebagai peringatan atau tanda masa pemijahan yang biasanya diawali dengan berkeliarannya capung merah jantan dengan berbagai kombinasi gerakan sayap dan tubuhnya di depan capung betina. Selanjutnya posisi kawin dilakukan dengan posisi meroda sambil terbang bersama. Capung jantan akan tetap menempel pada capung betina sampai tiba saatnya bertelur. Di lain sisi, ia akan mempererat pegangannya di bagian depan toraks menggunakn vlasper yang berada di ujung perutnya. Sedangkan proses bertelur capung merah kebanyakan terjadi di dalam tubuh tanaman dan sebagian berada di dalam air.