mold vs mildew atau jamur merupakan sebuah organisme yang sering menempel pada area-area yang lembab. Jamur bisa tumbuh di luar ruangan atau alam bebas, di dalam ruangan yang lembab, pada pakaian serta pada makanan pun terkadang ada pula jamur yang menempelnya. Jamur bisa menyebabkan berbagai macam penyakit yang bisa saja akan membahayakan kesehatan kita.

Karena itulah kita harus selalu menjaga kebersihan di setiap area rumah agar tidak ada jamur yang menempel dan kita juga harus memperhatikan makanan yang kita konsumsi biar tidak salah memakan makanan yang berjamur. Jamur bisa di basmi dengan menggunakan beberapa obat yang akan kami jelaskan pada artikel di bawah ini.

1. Ketoconazole

Obat jamur pertama yang bisa kamu pakai adalah Ketoconazole. Obat jamur ini akan bekerja dalam menghambat kinerja dari sebuah enzim yang bernama  enzim sitokrom p450 dari membran jamur tersebut. Karena kinerja dari enzim sitomrom p450 terhambat maka akan terhambat juga salah satu komponen penting dari membran jamur yang sering di sebut sebagai sintesa ergosterol. Obat jamur yang satu ini tersedia dalam bentuk tablet dengan takaran 200 mg dengan dosis pemakaian satu hari sekali. Rentan waktu penggunaan obat jamur Ketoconazole ini adalah paling cepat hanya satu bulan dan paling maksimal adalah selama 6 bulan. Obat jamur Ketoconazole ini sangat ampuh untuk mengatasi penyakit-penyakit jamur seperti kurap, kutu air, panu dan lain sebagainya. Produk obat jamur ketoconazole yang di jual di apotek-apotek antara lain menggunakan merk Zoralin, Mycoral, Nyzoral dan masih ada banyak lagi.

pixabay.com

2. Butenafine Hydrochloride

Obat untuk mengatasi jamur berikutnya yang bisa kamu gunakan adalah Butenafine Hydrochloride. Sistem kerja dari obat jamur Butenafine Hydrochloride ini adalah menggunakan zat-zat yang ada pada obat tersebut untuk merusak misela dan hifa. Misela dan hifa merupakan zat-zat yang berperan dalam pertumbuhan jamur. Dengan menggunakan obat jamur Butenafine Hydrochloride ini maka misela dan hifa akan musnah dan mati. Cara menggunakan obat jamur yang satu ini adalah dengan mengoleskan obat jamur tersebut pada bagian tubuh yang terserang jamur dan lakukan hal tersebut sehari dua kali dalam kurun waktu selama dua minggu dengan arahan dan petunjuk serta anjuran dari dokter.

3. Terbinafine Hydrochloride

Obat jamur berikutnya yang bisa kamu gunakan adalah Terbinafine Hydrochloride. Cara kerja dari obat jamur yang satu ini akan menghambat epoxidase sehingga pertumbuhan jamur bisa di hentikan dan akan mati. Jamur-jamur tersebut bisa mati karena kekurangan zat ergosterol. Cara menggunakan obat jamur Terbinafine Hydrochloride ini adalah dengan mengoleskan obat tersebut pada area tubuh yang terkena penyakit jamur selama dua kali dalam sehari. Obat jamur Terbinafine Hydrochloride ini akan memberi efek samping berupa iritasi pada kulit sehingga ketika obat ini di pakai akan memberikan rasa panas. Beberapa merk dagang dari obat jamur Terbinafine Hydrochloride ini antara lain adalah Lamisil Cream, Interbi Cream dan masih ada banyak lagi.

4. Tolnaftate

Obat jamur yang bisa kamu gunakan berikutnya adalah Tolnaftate. Obat jamur yang satu ini bisa menghilangkan jamur dan juga bisa mencegah jamur tersebut kembali hadir di kulit mu. Cara menggunakan obat jamur yang satu ini adalah dengan mengoleskan obat Tolnaftate tersebut pada bagian tubuh yang terkena jamur dan kamu gunakan obat jamur tersebut selama dua kali dalam satu hari. Pemakaian obat jamur ini akan menjadi efektif jika digunakan selama dua sampai dengan tiga minggu secara rutin.

pixabay.com

5. Griseofulvin

Obat jamur berikutnya yang bisa kamu gunakan adalah Griseofulvin. Obat jamur yang satu ini adalah sebuah antibiotik yang akan dapat menghentikan aktifitas jamur atau fungistatik. Obat jamur yang satu ini sangat ampuh untuk menghilangkan dan mematikan berbagai macam jenis jamur mulai dari Microsporum, Epidermophyton dan Trichophyton. Obat jamur yang satu ini aman digunakan bagi orang dewasa dengan dosis minimal 500 mg dan paling maksimal adalah 1000 mg. Obat jamur Griseofulvin ini bisa kamu dapatkan pada apotek-apotek terdekat dengan anjuran dan resep dari dokter.

6. Terbinafine

Obat jamur berikutnya yang bisa kamu gunakan adalah Terbinafine. Obat jamur Terbinafine ini bisa kamu gunakan untuk mengobati penyakit-penyakit jamur semisal jamur tubuh, selangkangan, kaki dan juga kuku serta jamur kulit di kepala,. Bentuk dari obat jamur ini ada dua macam yaitu butiran dan juga tablet. Obat jamur yang satu ini tidak bisa sembarang di pakai orang. Jika ingin menggunakan obat ini maka harus sesuai dengan anjuran dan resep dari dokter. Dosis aman dalam penggunaan obat jamur ini adalah dengan takaran 250 mg. Untuk pemakain obat ini selama satu hari sekali dengan jangka waktu sekitar 6 minggu. Beberapa merk dagang dari obat jamur ini yang beredar di apotek-apotek antara lain adalah Termisil, Interbi dan juga Lamisil Tablet.

Nah itulah sekilas mengenai jamur dan juga beberapa obat jamur yang bisa kamu gunakan untuk menghilangkan dan mengobati penyakit-penyakit jamur. Sekian dan terima kasih.