Indonesia terkenal dengan kulinernya yang sangat beragam dan memiliki rasa yang nikmat. Salah satu masakan khas Indonesia yang sangat menggugah selera adalah rawon sapi. Rawon merupakan hidangan berkuah segar khas Jawa Timur yang dipadukan dengan potongan daging sapi lembut, serta memiliki aroma khas rempah dan memiliki warna hitam khas dari buah kluwek.

Banyak yang bilang, rawon sering disebut sebagai salah satu hidangan sup terlezat di dunia dan termasuk hidangan berkuah yang paling digemari. Untuk mendapatkan cita rasa yang pas dan khas hingga bumbu rawon meresap ke daging-dagingnya, maka daging sapi yang dipilih harus tepat. Berikut ini tips memilih daging sapi untuk hidangan rawon sapi, yaitu:

  1. Pilih bagian daging sapi yang tepat

Setiap jenis makanan berbahan dasar daging sapi, sudah pasti tergantung dari bagiannya. Untuk masakan rawon, bagian daging sapi yang paling baik adalah sanding lamur atau brisket yang terdapat di bagian perut dan bagian sengkel (shank), yaitu bagian daging yang menopang tubuh. Kedua bagian ini sangat cocok dimasak rawon.

  1. Perhatikan warna

Daging sapi segar dan yang tidak akan mudah diketahui dari warnanya. Daging sapi yang masih segar akan memiliki warna yang merah segar. Perhatikan betul, bahwa merah bukan berasal dari pewarna makanan. Selain itu, warna daging tidak pucat dan kotor. Serat-serat daging terlihat sangat jelas dan masih segar.

  1. Perhatikan tekstur

Tekstur daging sapi yang baik dan seagr adalah yang terasa kenyal. Meskipun bagiannya keras, pasti terasa berbeda kenyalanya daging segar. Caranya adalah dengan menekan daging tersebut. Jika kembali ke posisi semula, maka daging masih segar. Perhatikan pula, apakah daging berair atau tidak. PIlihlah yang tidak berair, karena daging yang berair berarti sudah cukup lama terpapar udara bebas.

  1. Telisik aromanya

Daging yang tidak segar sangat mudah diketahui dari aromanya yang berbau busuk dan mengganggu penciuman. Sementara, sapi yang segar akan memilik aroma yang segar khas daging sapi.