diet ibu hamil trimester 2

Tiap fase dalam masa kehamilan adalah periode yang penting. Bahkan, setiap harinya, itu adalah hari yang penting karena ada perkembangan yang terjadi walau terkadang tidak sepenuhnya bisa dilihat atau dirasakan. Selama setiap hari itu pula, banyak hal bisa terjadi, dan sangatlah penting untuk memastikan bahwa sang buah hati di dalam rahim akan tetap aman dan mampu tumbuh dengan baik, dan sang ibu pun selalu dalam keadaan sehat. Dalam hal ini, memperhatikan asupan nutrisi adalah hal yang sangat penting dan tidak boleh diabaikan. Nutrisi yang cukup akan membuat sang ibu sehat dan janin mampu tumbuh dan berkembang dengan baik.

Ada banyak nutrisi yang diperlukan. Misalkan saja, vitamin D dan kalsium akan dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang  dan gigi bagi sang janin. Lalu, zat besi akan dibutuhkan untuk mencegah kekurangan darah. Folat akan diperlukan dalam pembentukan sistem saraf dan pertumbuhan otak. Selain itu, masih ada nutrisi lainnya yang dibutuhkan. Untuk itu, ada bahan makanan tertentu yang harus dikonsumsi. Salah satu yang utama dan perlu adalah susu dan produk olahan susu lainnya. Sudah pasti, ini adalah sumber protein utama dan kalsium. Selain itu, ada juga vitamin B, yodium, fosfor, dan juga kalium yang dibutuhkan bayi dan sang ibu. Produk olahan susu ini bisa berupa yogurt dan keju yang sangat mudah dijumpai. Sekiranya ada rasa mual atau tidak suka dengan konsumsi susu sapi, ini bisa diganti dengan susu kedelai.

Selain susu, sudah pasti sayuran juga sangat diperlukan. Sayuran yang patut dikonsumsi adalah brokoi, bayam, kale, bok choy, kubis, wortel, dan berbagai ubi-ubian. Sayuran ini kaya akan zat besi, folat, antioksidan, serta serat yang akan dibutuhkan dalam pencernaaan. Sayuran tentu juga perlu dipadukan dengan buah-buahan sebagai sumber vitamin utama. Antioksidan dalam beberapa buah pun lebih tinggi dibandingkan yang ada dalam sayuran. Beberapa buah yang baik untuk ibu dan janin adalah alpukat, apel, kiwi, pisang, mangga, dan juga jeruk. Namun, untuk buah yang dimakan beserta kulitnya dan buah pada umumnya, sebaiknya dicuci terlebih dahulu agar tidak ada bakteri yang bisa membahayakan kesehatan ibu dan sang janin.